ft@unnur.ac.id (022) 6002060

KKN Tematik Citarum Harum

Kemenristekdikti meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Citarum Harum, dengan tujuan untuk mempercepat revitalisasi Sungai Citarum. KKN ini melibatkan seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di seluruh Jawa Barat dan DKI Jakarta. Secara berkelanjutan mahasiswa akan melaksanakan KKN disepanjang hulu hingga hilir Sungai Citarum. Program KKN Tematik Citarum Harum merupakan respons dari arahan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan pencemaran di Sungai Citarum, sebab sungai sepanjang 297 kilometer (km) ini menjadi salah satu yang terkotor di dunia.

Dengan mendorong peran perguruan tinggi di Jabar dan DKI Jakarta; diharapkan dalam 2 tahun terdapat perubahan signifikan pada sungai tersebut. Adapun revitalisasi ini sendiri ditargetkan dalam 7 tahun. Dalam 2 tahun perubahan yang signifikan diharapkan dapat dirasakan pada sisi air yang sudah jernih dan bebas dari limbah. Selain itu masyarakat dari sisi ekonomi juga ada perbaikan, tingkat kesehatan dan pendidikanpun menjadi semakin baik.

Unnur sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah LLDikti Wilayah IV Jabar-Banten memperoleh bagian di Sektor 9; tepatnya di Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat yang meliputi 5 (lima) desa yaitu : 1) Desa Citalem, 2) Desa Sukamulya, 3) Desa Cicangkang Hilir, 4) Desa Cijenuk, dan 5) Desa Mekar Sari.

Dalam KKN Tematik ini Unnur mengambil topik “Pemanfaatan IPTEK dan Implementasi Model Inovasi Bisnis Dalam Penanganan Sampah di Hilir Sektor 9 Sungai Citarum”. Dua kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam KKN ini yaitu pemanfaatan “Drone” untuk memonitor pencemaran yang terjadi di Sungai Citarum, dan kegiatan penanganan sampah khususnya sampah organik dalam bentuk lubang bipori dan sampah lainnya dengan teknologi tepat guna.

Untuk mendukung kegiatan KKN tersebut maka pada hari Kamis tanggal 28 November 2018 bertempat di Rektorat Unnur dilangsungkan pelepasan peserta KKN Tematik yang juga dihadiri oleh para pejabat dari LLDikti Wilayah IV Jabar-Banten.